Senin, 27 September 2010

The only exceptions

Maybe I know, somewhere
Deep in my soul
That love never lasts
And we've got to find other ways
To make it alone
Keep a straight face

And I've always lived like this
Keeping a comfortable, distance
And up until now had sworn to myself that I'm
Content with loneliness

Because none of it was ever worth the risk

Well, You, are, the only exception



Thank You.....
"Paramore - the Only Exceptions"

Minggu, 26 September 2010

Kepal

Tuhan..ini adalah hidupku, hidupku yang indah dengan segala berlebihnya...
Mengatakan bahwa indahnya ada dalam ruang terbatas...
Terbatas akan sebuah celah, celah sebesar kepalan tangan...kepalan tangan yang jaraknya sangatlah jauh dari pandangan mata...

Tuhan menjanjikan pada kami akan hidup kami kelak yang bahagia...
Bahagia dengan jarak kepalan tangan itu...
Sikepalan tangan terus terkepal, saat kupangku kan tangan...memikirkan apa yang telah dan apa yang akan jadi...
Sikepalan pemberi jarak hidup tetap terkepal rapat tak hendak terbuka sedikitpun, entah apa yang membuatnya begitu kuat erat terkepal...
Tak tahan aku kini ku hantamkan kepalan tangan itu ke arah tembok besar yang berharap bisa kuhancurkan dengan sekuat tenaga...
Percuma! Percuma! Percuma.....habis tenaga kepalan pun terluka....

Jangan tanyakan mengapa dan ada apa, saya tidak akan memutar pita memori yang sudah banyak berlalu dan merekan masa - masa itu.
Kepalan tangan ini cukup menyimpannya dalam saku celanaku...
Ia tak ingin terbuka kepal saat orang lain bertanya dan berharap banyak tahu apa isi kepal tangan itu....

Kepalan tangan ini biar akan tetap memberi jaraknya, dan tak akan kubuka lagi untuk siapapun yang ingin mencoba membukanya...
Jarak ini hanya milik saya dan dia...
Dan kepal ini hanya rahasia kami....

Selasa, 22 Juni 2010

LAUT

Tertabrak terang dikala siang, seraya cahaya rata membakar kulitku...
Melangkah dengan laju tanpa ragu diatas karang..
Hamparan biru lautmu menyelamatkan mata...
Hati saya yang kosong serentak terisi penuh dengan damainya dibawah laut!

Wahai ikan, wahai terumbu...wahai alam semesta....
Wahai angin yang membawaku...
Kalian menghipnotisku!!!
Aku terbawa lunglai irama air laut...
Lalu hanyut tak sadarkan diri dan tak ingin pergi.

Selasa, 04 Mei 2010

Surat kepada Matahari...

Selamat siang matahari diluar sana, tampaknya isu bahwa kau menyengat bumi 40 derajat celcius bukan omong kosong ya?
Bersahabatlah matahari yang baik... bukankah kau sering kali kau banyak membantu sahabatmu dibumi? dengan sinarmu banyak dari kami mendapat berkah dan mampu menghidupi kehidupan...

Apabila kau terus meningkatkan panasnya,bagaimana dengan kami?sahabatku? seta mereka yang banyak membutuhkan air untuk menghidupi hidup... membasahi ladang mereka, mengisi kolam ikan mereka, serta memenuhi kebutuhan melapas dahaga dengan tegukan air segar...kami takut menjadi kekeringan....kami takut kemarau menyebabkan banyak penderitaan....

Oops, matahari...maafkan saya terlalu lancang menunjukan jari kepadamu. Padahal siapa yang harus disalahkan ya?wong, kadang-kadang saya dan kawan - kawan juga sangat semena-mena memperlakukan bumi ini...
Kami acap kali lupa, disini kami hanya di pinjamkan...tapi kami dengan sekonyong-konyong menebang banyak pohon untuk berlembar - lembar kertas yang kami hambur - hamburkan, berpotong - potong kayu...dan sebagainya! Tapi apa kami menanam kembali mereka???

Banyak sumber energi bumi kami hamburkan demi kekayaan atas nama pribadi... tidakkah kau saksikan dari atas sana banyak dari kami saling tusuk menusuk dan rela saling menyakiti satu sama lain hanya karena keserakahan???
Jangan heran ya matahari apabila banyak teman-teman hijau-mu saat ini mulai menipis...kami manusia jahat...banyak mereggut kebahagiaanmu bersama alam semesta....

Tapi sekali lagi matahari ku mohonkan, janganlah teman-temanku yang dekat dan jauh dari pelupuk mataku kekeringan karena terikmu... sayangi kami....



From Earth to Sun, with Love...

Senin, 05 April 2010

Udah deket Makin Deket...


Menghitung hari...halah kaya lagunya si KD apalah namanya tapi yaaa gitulah...semakin deket kayanya waktu pernikahan gue..
Banyak pengharapan sederhana tanpa basa-basi, wajar aja perempuan usia 24 ini menikah karena ia menganggap ini sudah saatnya dengan inilah calonnya, lagipula sicalon juga demikian..aahh ya sudah baiknya saya menikah saja.Pengharapannya saya hanya ingin punya Happy Little Family dengan memprogram dari sekarang..dan berjalan kearah sana!
Lagipula dari gelagatnya calon suami saya ini bukan tipikal orang yang uu aa alias mainstream dgn suami atau calon suami lainnya.
Saya tidak banyak dituntut untuk merubah pakaian-pakaian saya menjadi selembar daster saja dan menjadi wanita rumahan...alhamdulillah...

Semua persiapan hampir rampung cuma urusan undangan jadi amat sangat keteteran dan jauh dari konsep awal...hmmmppp tau deh sapa yang mesti disalahin..cape amat mulut sampe jontor begini ujung2nya gue juga yg kelimpungan.
Belom lagi ada drama adu mulut hari minggu kemaren sama papah..sampe akhirnya udh 2hari ini dia demam tinggi dan harus banyak beristirahat,dasar anak jaman gue bisanya minta-minta doang ama orang tua, nuntut dan terus nuntut akhirnya orang tua yang gempor....*tega abis yee gue!.
Doaku semoga papa cepet sembuh...sehat selalu dan bahagia di masa tuanya...amin!

Next kita bicarain masalah tamu undangan ya..jujur aja sebenernya gue cukup excited walaupun kelimpungan, masalahnya gue bingung tamu yang harus diundang siapa-siapa aja...
Temen-temen gue sama sicalon gue ini bener2 bejibun..ga ngundang satu fatal!!!Tapi kapasitas tempat tidak memadai..paling banyak 700 org...
Doain aja deh semoga banyak berkahnya pernikahan gue ini..amin!

Persiapan semua-semua mostly banyak dibantu temen-temen sisanya ya keluarga...
Alhamdulillah bahkan temen-temen dari antah berantah pun ikut terlibat...yang anehnya yang excited gembar-gembor mo bantu ina inu malah ga ada gaungnya lagi..*standar dan bisa dimaklumi :p*

Udah aahh ga mo banyak ngomong aku cuma mau banyak mengucapkan banyak terima kasih aja buat Allah SWT atas semua rencana, jalanNya ini,berkah dan rezeki yang tak pernah putus untukku. Kedua orang tuaku, keluarga besar, temen2 deket, orang catering, orang decor, org dokumentasi, org venue, pak kosim penjaitku, org undangan, bla bla bla....do the best yaa buat gue...please make me happy :D

Well, nanti cerita lagi yaaa...adios amigos!!!